Mengenal Sejarah Patung Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Poo Kong

Sejarah Patung Laksamana Cheng Ho
82 / 100

Youstay – Mengenal Sejarah Patung Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Poo Kong.

Kalau kamu sudah pernah mengunjungi tempat wisata Sam Poo Kong, pasti kamu pernah melihat ada sebuah patung besar dibagian klenteng utamanya. Sebenernya siapa sih tokoh tersebut? Yuk kita cari tahu informasinya.
 
Namanya adalah Laksamana Zheng He atau familiar dengan nama Cheng Ho. Terlahir dengan nama Ma San Bao. Itulah mengapa klenteng atau tempat petilasan untuk Zheng He menggunakan nama Sam Poo Kong. Dalam dialek Hokkian, Sam Poo Kong atau San Bao Dong (Mandarin) artinya adalah gua San Bao.
sejarah patung laksamana cheng ho sam poo kong

Asal muasal Klenteng Agung Sam Poo Kong adalah ketika armada Zheng He merapat di pantai Simongan – Semarang karena juru mudinya, Wang Jing Hong sakit keras. Sebuah gua batu dijadikan tempat beristirahat Zheng He dan mengobati Wang Jing Hong. Sementara juru mudinya menyembuhkan diri, Zheng He melanjutkan pelayaran ke Timur untuk menuntaskan misi perdamaian dan perdagangan keramik serta rempah-rempah.

Selama di Simongan, Wang memimpin anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah dan bergaul dengan penduduk setempat. Lingkungan sekitar gua jadi berkembang dan makmur karena aktivitas dagang maupun pertanian. Demi menghormati pimpinannya, Wang mendirikan patung Zheng He di gua batu tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar.

Bangunan Klenteng Sam Poo Kong, terdapat lima bangunan dalam area Klenteng Sam Poo Kong yaitu:

  1. Klenteng Utama Sam Poo Kong
    Kelenteng utama digunakan sebagai pemujaan terhadap Laksamana Cheng Ho. Bangunan Klenteng Utama memiliki 90 tiang pilar berwarna merah dengan motif naga. Atap kelenteng utama bertingkat tiga serta terdapat patung simbol binatang pada ujung atap. Warna yang digunakan untuk atap adalah merah, hijau, dan kuning. Kelenteng ini dihiasi berbagai lampion dan ornamen naga berwarna putih serta lantai yang terbuat dari marmer. Patung Laksamana Cheng Ho berada di depan Klenteng utama.
  2. Kelenteng Pemujaan Dewa Bumi
    Fungsi kelenteng ini adalah sebagai pemujaan bagi Dewa Bumi atau dikenal dengan nama Hok Tik Tjing Sin. Bangunan ini berbentuk persegi empat dengan tinggi 16 m dan ujung atap yang meruncing. Terdapat 36 pilar berwarna merah dengan ujung bagian atas tiang berwarna kuning berbentuk lingkaran. Atap kelenteng ini bertingkat dua dan tidak terdapat simbol hewan pada ujung atapnya. Plafon pada kelenteng ini merupakan perpaduan balok vertikal dan horizontal. Warna yang digunakan adalah putih, merah, dan hijau. Jadi Modal Semarang Sebagai Kota Budaya Dunia Kelenteng Kyai Jurumudi Kelenteng ini digunakan sebagai tempat pemujaan bagi Kyai Juru Mudi Dampo Awang atau dikenal juga sebagai Kapten Wang Jinghong. Bangunan ini memiliki ketinggian 15 meter dan di dalamnya terdapat makam Kyai Jurumudi.
  3. Bangunan kelenteng Kyai Jurumudi
    Berbentuk persegi empat, berwarna merah, dan memiliki dua tingkatan atap yang ujungnya lancip dengan simbol hewan pada ujung atap. Pilar terdiri dari 16 tiang. Sebanyak 14 tiang berwarna merah bulat dihiasi lampu berbentuk teratai berwarna putih dan dua tiang pilar berukiran naga terletak di depan pintu masuk. Pada ujung atas tiang terdapat bulatan lingkaran berwarna kuning.
  4. Kelenteng Mbah Kyai Jangkar
    Terdapat tiga altar sembahyang, yaitu tempat sembahyang Arwah Hoo Ping, Nabi Kong Hu Tju, dan Mbah Kyai Jangkar. Bangunan Klenteng Mbah Kyai Jangkar terbuat dari bata dengan ketinggian 10 meter. Terdapat empat pilar dalam bangunan dua tiang pilar berbentuk bulat dua berbentuk persegi empat, dengan dinding bata kiri dan kanan bangunan berwarna Hijau. Klenteng Kyai Tumpeng dan Kyai Curudik Bumi.
  5. Klenteng Mbah Kyai Tumpeng dan Mbah Kyai Curudik Bumi menampilkan arsitektur Jawa dengan atap limasan berwarna merah dan pilar persegi empat berwarna kuning. Terdapat makam Mbah Kyai Tumpeng dan Mbah Kyai Curudik Bumi. Adapun peralatan sembayang berupa tempat dupa, tempat lilin yang terbuat dari besi, dan kursi berwarna merah.

Begitulah awal mula dibangunnya Klenteng Sam Poo Kong dan bagian bagunan yang ada didalamnya. Semoga bisa menambah wawasan pengetahuan kamu ya.

Facebook
Twitter
LinkedIn